Site icon Denai Cahaya Malam

Pistanthrophobia Akibat Trauma Menyakitkan di Masa Lalu

Pistanthrophobia Akibat Trauma Menyakitkan di Masa Lalu

Ketakutan untuk merajut hubungan baru akibat trauma di masa lalu diakibatkan oleh seseorang yang mengalami pistanthrophobia. Umumnya perasaan ini diiringi dengan rasa ketidakpercayaan terhadap seseorang.

Bila kamu mengalami jenis fobia seperti ini maka sebaiknya kamu mulai mengetahuinya dan mempelajari cara mengatasi serta menghilangkan trauma tersebut.

Penjelasan Makna Pistanthrophobia

Pistanthrophobia adalah sebuah fenomena fobia berupa ketakutan besar mempercayai seseorang akibat trauma di masa lalu. Biasanya pistanthrophobia ini akan mempengaruhi seseorang sehingga ia tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun. Hal ini karena penyebab pistanthrophobia adalah ketakutan akan terluka kembali seperti di masa lalu.

Mereka percaya bahwa lambat laun semua orang akan mengkhianatinya atau mengecewakannya. Istilah pistanthrophobia ini dikenal juga dengan trust issue dan ketakutan ini hampir sama juga dengan fobia philophobia. Apa itu philophobia? Philophobia adalah jenis ketakutan untuk jatuh cinta kepada seseorang. Gejala ketakutan ini tidak hanya mengganggu emosional semata, tetapi juga mengganggu fisik dan bisa merenggangkan hubungan kamu bersama dengan keluarga, teman, hingga rekan kerja.

Baca juga: Review film I Met a Girl berkisah tentang Pengidap Skizofrenia

Gejala Orang yang Alami Pistanthrophobia

Bagi orang yang dikhianati mereka kerap alami pistanthrophobia

Bagi orang yang telah lama menjalin hubungan dengan pasangannya dan begitu percaya dengan pasangan namun pada akhirnya dikhianati, biasanya untuk beberapa saat mereka akan mengalami gejala seperti penderita pistanthrophobia.

Lalu, apa saja kira-kira gejala yang dialami pistanthrophobia?

Kalaupun penderita pistanthrophobia dapat menjalin hubungan dengan seseorang, mereka kerap selalu memutuskan hubungan terlebih dahulu secara tiba-tiba. Hal ini karena mereka tidak ingin lebih dalam dan larut dalam perasaan jatuh cinta tersebut.

Baca juga: Pengertian Bystander Effect yang berbahaya untuk kehidupan sosial

Cara Menghilangkan Pistanthrophobia

Salah satu cara menghilangkan pistanthrophobia adalah melatih kepercayaanmu terhadap pasangan

Seandainya kamu mengalami beberapa gejala ini dan bermaksud untuk membuka diri bagi seseorang di masa depan, kamu tentu bisa menghilangkan pistanthrophobia ini.

1. Memahami setiap perasaan sakit yang dirasakan

Sebelum munculnya perasaan pistanthrophobia, penting bagi kamu untuk menyadari sepenuhnya perasaan sakit yang kamu rasakan.Cara memahami perasaan terluka tersebut adalah dengan cara menerima rasa sakit yang kamu alami dan tidak mencoba lari atau menghindarinya. Selalu ingat bahwa setiap masalah pasti akan muncul dalam setiap hubungan.

Bukan berarti saat kamu gagal dengan seseorang maka kamu juga akan patah hati lagi untuk seterusnya. Jadi, dekap perasaan sakit itu dengan tulus agar penderitaan dan sakit hatimu cepat sembuh.

2. Butuh waktu dan istirahat untuk diri sendiri

Tak jadi masalah bila saat ini untuk sejenak kamu ingin sendiri. Mungkin beberapa waktu lalu kamu terlalu fokus terhadap orang lain, dan saat patah hati menjadi waktu yang tepat memperhatikan diri sendiri lagi. Beristirahatlah sebentar sebelum memulai hubungan baru. Bahagiakan dirimu karena dengan begitu akan mudah bagimu mengenal orang lain.

3. Latih kepercayaanmu

Hal terbesar dari fobia ini adalah berkurangnya kepercayaan terhadap seseorang. Maka untuk mengikis ketakutan itu kamu harus belajar melatih kepercayaanmu terhadap orang lain. Kamu bisa memulainya di pekerjaan, dengan mendelegasikan tugasmu kepada bawahan sehingga dengan begitu pelan-pelan kamu bisa mulai mempercayai seseorang. Atau kamu juga bisa mulai mempercayai pasangan barumu sehingga bisa mengikis pistanthrophobia tersebut.

Kesimpulan

Pistanthrophobia memang sebuah rasa ketakutan tersendiri. Namun bukan berarti perasaan ini tidak bisa diobati. Bila perasaan ini sungguh mengganggu kamu sebaiknya mulai berkonsultasi dengan psikolog.

Baca juga: “Toxic Positivity” Kata-kata penyemangat yang menyesatkan

Cara lainnya adalah dengan mencoba berdamai dengan diri sendiri dan masa lalu, biasanya selepas itu kamu akan menemukan pasangan yang tepat.

Exit mobile version