Site icon Denai Cahaya Malam

Penyakit Penyebab Kolesterol Jahat dan Cara Mengatasinya

Hidup di kota besar dengan rutinitas padat sering kali mengabaikan pola hidup sehat. Mobilitas yang cepat kerap menjadi penyebab banyak orang di luaran sana memilih gaya hidup yang serba kilat alias instan. Padahal kita tahu bahwa segala hal yang serba instan itu kurang baik. Semisal makanan cepat saji yang mengabaikan nutrisi dan vitamin, menjadi salah satu penyumbang besar masyarakat terkena penyakit kolesterol.
Copyright: Pixabay.com

Apa itu penyakit kolesterol? Penyakit yang disebabkan karena tingginya kadar kolesterol dalam tubuh yang menyebabkan penyumbatan zat lemak di area dinding pembuluh darah. Akibat penyumbatan tersebut, beberapa bagian tubuh kekurangan darah dan oksigen. Bila ini dibiarkan, lama kelamaan akan memicu banyak penyakit, di antaranya :


1. Penyakit Kolesterol: Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner (PJK) menjadi salah satu penyakit tidak menular terbesar yang banyak mengakibatkan kematian. Setidaknya WHO mencatat sekitar 17.9 juta jiwa meninggal akibat penyakit jantung. Penyakit ini sendiri terjadi karena adanya penyempitan di dinding arteri koroner akibat penumpukan zat lemak dan kolesterol yang menyebabkan darah tidak bisa menyuplai oksigen dan nutrisi ke otot jantung.

Gejala awal bisa terlihat saat penderita sering mengeluhkan sakit di dada ketika melakukan aktivitas seperti berolahraga, bekerja maupun dalam keadaan stress. Gejala lainnya akan muncul mana kala penderita sering mengalami sulit bernapas hingga mudah lelah. Keadaan terfatal dari penyakit ini bisa menyebabkan jantung berhenti berdetak, dan menyebabkan kematian secara mendadak.

Baca lebih lanjut tentang, Penganan Khas Negeri di atas Awan

Data dari hasil riset Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) pada 2018 menyebutkan bahwa, 1.5 persen atau sekitar 15 orang dari 1.000 penduduk Indonesia memiliki riwayat penyakit jantung. Dan penyakit ini tidak hanya menyerang kaum manula saja, tetapi juga menyerang kaum muda di atas usia 20 tahun ke atas. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti keturunan dan riwayat penyakit hipertensi. Namun paling banyak penyebabnnya karena pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, obesitas, kurang olahraga, makanan cepat saji, alkohol dan lain-lain.

2. Penyakit Kolesterol : Diabetes Melitus
Penderita diabetes biasanya memiliki jumlah insulin berlebih dalam tubuhnya. Di mana zat insulin ini tidak dapat diubah menjadi energi. Hubungan antara zat insulin dengan kolesterol sangat berkaitan satu sama lain. Pasalnya apabila zat insulin meningkat dalam darah, maka akan terjadi peningkatan pula pada kadar kolesterol jahat (LDL) dan menekan kadar kolesterol baik (HDL). Apabila ini terjadi, tak jarang penderita diabetes akut akan memiliki komplikasi penyakit lain seperti, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, bahkan stroke.

Sebagai informasi, bahwa kolesterol yang terdapat dalam tubuh tidak semuanya bersifat jahat atau istilah ilmiahnya low density lipoproteins (LDL). Ada juga kolesterol yang bersifat baik yang biasanya dikenal dengan high density lipoproteins (HDL). Keduanya memiliki fungsi yang berlawanan. Bila LDL cenderung menjadi parasit yang mudah menempel dibagian dinding pembuluh darah, sehingga menyebabkan penyumbatan lemak. Sedangkan HDL membawa lemak-lemak tersebut dari seluruh organ tubuh untuk kembali ke hati dan didaur ulang untuk disebarkan ke seluruh tubuh kembali.
Untuk mencegah agar tidak terjadi komplikasi maka, penderita diabetes melitus harus rutin mengecek kadar kolesterol dalam tubuh, serta menjaga asupan makanan yang akan diserap tubuh.

3. Penyakit kolesterol : Hipertensi
Hipertensi atau biasanya dikenal dengan penyakit tekanan darah tinggi disebabkan karena adanya tekanan pada pembuluh darah yang meningkat diangka 130/80 milimeter merkuri (mmHG) – 140/90 milimeter merkuri (mmHG), yang mana normalnya tekanan darah ada diangka 120/80 milimeter merkuri (mmHG).

Baca lebih lanjut tentang : Tips Nyaman Nonton Avengers Endgame

Secara sederhana, penyebab meningkatnya tekanan darah ini salah satu pemicunya karena banyaknya plak atau kadar kolesterol dalam pembuluh darah yang tidak bisa dialirkan ke seluruh tubuh lantaran telah mengeras. Tetapi jantung, harus bekerja lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan terjadilah hipertensi. Bila terus dibiarkan maka dalam keadaan terparah, pasien bisa terkena serangan jantung atau stroke.

4. Penyakit Kolesterol : Gangguan Sistem Pencernaan
Selain ketiga penyakit di atas, ternyata kolestrol jahat juga akan memperparah keadaan dalam sistem pencernaan. Salah satunya mengakibatkan penyakit batu empedu. Batu empedu adalah fenomena di mana adanya gumpalan material berbentuk seperti kristal di dalam empedu.Gumpalan itu terjadi karena banyaknya kandungan kolesterol di dalam empedu.Zat empedu sendiri bermanfaat dalam proses penceraan untuk mencerna lemak dengan cara menyimpan dan melepasan zat tersebut ke usus kecil.

Gejala yang biasanya terjadi pada penderita batu empedu meliputi nyeri dibagian perut kanan atas, perut tengah dan dada, nyeri punggung, nyeri bahu kanan, demam hingga mengakibatkan mual dan muntah. Untuk menghindari keadaan yang lebih parah, sebaiknya hindari makanan yang banyak mengandung lemak.  

Kadar Kolesterol dalam Tubuh
Setelah mengetahui ragam penyakit yang dihasilkan oleh kolesterol berlebih, nampaknya kita juga perlu tahu kadar kolesterol normal dalam tubuh. Untuk mengetahui hal tersebut anda dapat melakukan pengecekan langsung ke dokter. Tetapi secara umum kadar kolesterol yang normal ada di angka 200 mg/dL ke bawah. Apabila nilainya anda di atas 200 mg/dL berarti anda diindikasikan memiliki kolesterol tinggi.

Makanan Pemicu Kolesterol
Kolesterol meski dihasilkan oleh sel-sel hati sebesar 45 persen dalam tubuh. Ternyata zat kolesterol juga bisa kita dapatkan dari makanan. Seperti telah disinggung di atas, bahwa pola hidup yang tidak sehat bisa berdampak pada meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh.

Oleh karena itu, kita sebaiknya mengetahui jenis makanan apa saja yang bisa menjadi pemicu meningkatnya kolesterol jahat. Sebagian besar jenis makanan yang tinggi kolesterol berasal dari jenis makanan hewani, terutama makanan laut seperti kerang, sarden, cumi, udang, lobster, dan kepiting. Sementara jenis lainnya berasal dari telur puyuh, otak sapi, kuning telur ayam, keju, makanan yang digoreng, sosis, dan makanan cepat saji.  

Makanan Penurun Kolesterol
Setelah mengetahui jenis makanan berbahaya yang bisa meningkatkan kolesterol jahat. Sebaiknya kita juga perlu mengetahui makanan apa saja yang bisa menurunkan kolesterol. Beberapa jenis makanan ini bisa ditemukan dalam minyak zaitun, ikan salmon, kuaci tawar, oatmeal, kacang kedelai, kacang-kacangan serta beberapa jenis buah-buahan seperti alpukat, jambu biji, apel dan jeruk.
Dan jangan lupa, anda juga bisa mengonsumsi Nutrive Benecol sebagai minuman khusus penurun kolesterol. Kandungan di dalam Nutrive Benecol kaya akan susu dan perpaduan sari buah yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE). Kandungan ini dipercaya bisa menekan resiko penyakit jantung. Ditambah Nutrive Benecol juga sudah teruji secara klinis bisa menurunkan kadar kolesterol dari 7-10 persen setelah mengonsumsi 2 botol/hari dalam kurun waktu 2-3 minggu.

Anda tidak perlu ragu untuk mengonsumsi Nutrive Benecol, karena kandungan smoothie di dalam minuman ini tidak mengandung gula dan tidak beresiko meningkatkan berat badan tubuh. Aman dikonsumsi penderita Diabetes dan kandungannya minuman ini sebagian besar dihasilkan dari bahan alami tumbuhan berupa kulit pohon pinus dan kedelai. Terdiri dari empat varian rasa yakni blackccurant, strawberry, jeruk dan lici produk ini bisa anda dapatkan di supermarket, apotek dan kalbestore terdekat. 

#Portofolio #Copywriting #kalbestore #freelanceprojek
Exit mobile version